Article Detail


Membentuk Sikap Kritis Siswa di Tengah Arus Informasi

 

 

Citra Raya, Tangerang — Menyikapi derasnya arus informasi di era digital, SMA Tarakanita Citra Raya menyelenggarakan kegiatan Praktisi bertema “Literasi Digital dan Anti Hoaks” bagi seluruh siswa kelas X pada 30 Januari 2026 di aula SMP Tarakanita Citra Raya. Kegiatan ini menghadirkan Bapak Yulianus Firmansyah Ladung sebagai narasumber.

 

Acara dibuka oleh MC OSIS, Renata dan Jeremi, lalu dilanjutkan dengan sambutan Erna Yulianingsih, S.Pd, Wakil Kepala SMA bidang Kesiswaan. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya literasi digital agar siswa tidak mudah terpengaruh hoaks serta mampu bersikap kritis dalam menggunakan media digital. Siswa juga diminta mengisi kuesioner sebagai refleksi awal kebiasaan digital mereka.

 

Pada sesi pertama, Bapak Yulianus mengajak siswa berdiskusi interaktif dengan membahas hasil kuesioner. Ia mengulas berbagai aktivitas digital yang akrab dengan kehidupan siswa, sekaligus menyoroti risiko hoaks yang dapat membentuk opini keliru jika tidak disikapi dengan bijak. Penyampaian yang komunikatif membuat siswa aktif bertanya dan berpendapat.

 

Sesi berikutnya diisi dengan diskusi kelompok. Siswa diminta mencari dan menganalisis artikel yang mengandung hoaks, kemudian mempresentasikan hasilnya dengan argumentasi logis dan bukti yang jelas. Beragam contoh hoaks diangkat, mulai dari isu kesehatan, bencana, hingga kabar sensasional, yang menunjukkan kemampuan siswa dalam berpikir kritis.

 

Dalam wawancara, Bapak Yulianus menegaskan bahwa gawai bukanlah musuh, melainkan alat untuk meraih cita-cita jika digunakan secara tepat. Ia berharap generasi muda mampu memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan hal positif, terlebih menjelang masa-masa sensitif seperti periode politik.

 

Sementara itu, Bu Desi, wali kelas X, menyampaikan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membiasakan literasi kritis. Menurutnya, kegiatan praktisi ini bertujuan membangun karakter siswa agar tidak mudah mengambil kesimpulan tanpa dasar yang jelas.

 

Bagi siswa, kegiatan ini memberikan kesan mendalam. Michael dan Joy mengaku lebih memahami pentingnya menyaring informasi sebelum mempercayai dan membagikannya. “Saring sebelum sharing,” ujar Michael.

 

Melalui kegiatan ini, SMA Tarakanita Citra Raya terus meneguhkan komitmennya dalam membentuk generasi yang cakap digital, kritis, dan bertanggung jawab di tengah tantangan dunia informasi.

 

(Penulis : Ellaine Eriany, Angela Electra, Regina Gracia Sinaga)

Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment